Bekerja di atap menghadapi dua bahaya besar: jatuh dari ketinggian dan kepanasan di bawah terik matahari. Pencegahan selalu menjadi prioritas utama, tetapi setiap tim dan pemilik rumah sebaiknya tahu langkah pertolongan pertama jika kecelakaan terjadi.
1Jika seseorang jatuh
Pastikan lokasi aman, lalu segera hubungi layanan darurat 112 atau 119. Jangan memindahkan korban yang jatuh dari ketinggian kecuali ada bahaya langsung, karena kemungkinan cedera tulang belakang atau leher.
Ajak korban bicara, jaga tetap tenang, dan tutupi dengan kain agar tidak kedinginan sambil menunggu bantuan.
2Perdarahan dan luka
Tekan luka yang berdarah dengan kain bersih. Jangan mencabut benda yang menancap; stabilkan di tempatnya dan tunggu tenaga medis.
Catat waktu kejadian dan kondisi korban untuk disampaikan kepada petugas.
3Kelelahan akibat panas
Tanda kelelahan akibat panas meliputi pusing, mual, lemas, kram, dan berkeringat banyak. Segera turunkan pekerja ke tempat teduh, beri minum air, longgarkan pakaian, dan kompres dengan air dingin.
Kebingungan, kulit sangat panas, atau pingsan dapat menandakan kondisi serius; segera hubungi layanan darurat.
4Pencegahan
Gunakan tali pengaman, tangga yang kokoh, dan jangan bekerja sendirian. Hindari bekerja saat atap licin, hujan, atau angin kencang. Jadwalkan pekerjaan berat pada pagi atau sore hari, sediakan air minum, dan istirahat di tempat teduh.
Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan pelatihan pertolongan pertama atau saran tenaga kesehatan.