Banyak kebocoran atap dimulai dari rembesan kecil yang tidak terlihat. Air merembes ke rangka dan plafon selama berminggu-minggu sebelum muncul noda atau tetesan. Perangkat rumah pintar yang semakin terjangkau kini dapat membantu mendeteksi masalah ini lebih awal.
1Sensor kebocoran air
Sensor kebocoran air kecil dapat diletakkan di atas plafon, di dekat titik rawan seperti sambungan atap, talang dalam, atau sekitar pipa. Ketika sensor mendeteksi air, ia mengirim notifikasi ke ponsel.
Sensor ini juga berguna di dekat tandon air dan pipa di loteng.
2Sensor kelembapan
Sensor suhu dan kelembapan di ruang loteng membantu memantau kondisi yang mendorong jamur dan pelapukan kayu. Lonjakan kelembapan setelah hujan dapat menandakan rembesan.
Bandingkan data loteng dengan data ruangan untuk melihat pola yang tidak normal.
3Kamera dan pemeriksaan visual
Kamera kecil atau ponsel yang dimasukkan melalui lubang akses plafon dapat membantu melihat kondisi di atas plafon tanpa harus naik ke atap. Cari noda air, kayu yang menghitam, atau bekas jamur.
Memotret secara berkala membantu membandingkan kondisi dari waktu ke waktu.
4Keterbatasan teknologi
Sensor hanya mendeteksi air di lokasi tempat ia diletakkan. Kebocoran di titik lain mungkin tidak terdeteksi. Baterai sensor juga perlu diperiksa secara rutin.
Teknologi adalah pelengkap, bukan pengganti inspeksi atap oleh tenaga yang berpengalaman.