Ornamen atap memberi karakter pada rumah, dari mahkota genteng di bubungan, lisplang berukir, hingga ornamen puncak pada atap limas. Namun setiap elemen tambahan juga berarti titik sambungan baru yang perlu dipasang dengan cermat agar tidak bocor.
1Mahkota dan ornamen bubungan
Mahkota genteng atau ornamen di ujung bubungan menambah keindahan siluet atap. Ornamen ini harus terpasang kuat dan sambungannya ditutup rapat dengan adukan atau sealant yang sesuai.
Ornamen yang lepas karena angin dapat jatuh dan membahayakan orang di bawahnya.
2Lisplang
Lisplang menutup ujung rangka atap dan memberi kesan rapi. Lisplang kayu berukir indah tetapi perlu dicat atau dilapisi ulang secara berkala agar tidak lapuk. Lisplang dari material lain seperti fiber semen lebih tahan cuaca.
Pastikan air dari atap tidak mengalir masuk ke balik lisplang.
3Ornamen puncak dan menara kecil
Ornamen di puncak atap limas atau menara kecil sering menembus penutup atap. Titik tembus ini memerlukan pelindung kedap air yang baik di sekelilingnya.
Gunakan pelapis dan flashing yang sesuai untuk pertemuan ornamen dengan atap.
4Keindahan dan fungsi
Pilih ornamen yang sesuai gaya bangunan dan tidak terlalu berat bagi rangka. Konsultasikan pemasangan dengan tukang atap yang berpengalaman.
Ornamen yang dipasang dengan baik dapat bertahan lama dan menjadi identitas rumah.